Kompas, Senin, 7 Februari 2005
Bisnis & Investasi
BISNIS tidak hanya terkait dengan usaha yang ulet dan keras. Faktor "garis tangan" atau nasib juga menentukan. Bahkan menjadi luar biasa jika seseorang dengan tingkat pendidikan kelas lima sekolah dasar mampu mendirikan pabrik pakan ternak.
Pengusaha ternak ayam Moch Hanan (42) merupakan salah satu contohnya. Pengusaha jebolan SD di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, ini mampu menjadi pengusaha ternak ayam pedaging dan petelur. Produksi ternaknya kini mencapai 350.000 ekor per bulan.
Bahkan, kini Hanan tengah merintis pabrik pakan ternak dengan kapasitas lima ton per jam. Upaya ini bukan datang begitu saja, tetapi dilakoninya selama 20 tahun. "Tahun 1982, saya cuma menjual ayam potong lima sampai 10 ekor per hari di pasar tradisional di Kabupaten Kuningan," katanya.
Usaha untuk berdagang bukan dirintisnya ketika dewasa, tetapi saat masih di SD dengan berjualan rokok. Kemudian ia meningkat menjadi pedagang barang-barang kelontong.
"Saya memang senang berjualan karena dapat duit. Kalau terus sekolah, enggak dapat duit, sedangkan keluarga butuh bantuan. Pilihannya akhirnya ya dagang," kata Hanan.
Setelah menekuni menjual ayam potong tahun 1982, lambat laut ia dipercaya oleh pengusaha peternak ayam (poeltry shop) untuk memasarkan ayam pedaging maupun petelur di wilayah Cirebon. Sebagai tenaga pemasaran, ia mampu menjual sebanyak 500 ayam potong per hari. Sejak saat itu karier bisnisnya terus meningkat. Ia pun kemudian dikenal sebagai salah satu pemasok ayam perorangan yang besar di wilayah Cirebon.
Tahun 1993 Hanan mulai mengembangkan peternakan ayam potong dan petelur dengan sistem plasma, dengan jumlah binaan setidaknya 250 peternak. Produksi ayam potongnya mencapai 350.000 ekor per bulan. Harga ayam potong atau pedaging sekarang Rp 8.500 per kg. Ayam potong itu dipasarkan di berbagai wilayah di Jawa Barat, seperti Bandung dan Cikampek.
Hanan juga mengembangkan usaha peternakan ayam petelur dengan jumlah 100.000 ekor.
BERHASIL mengembangkan bisnis peternakan ayam pedaging dan petelur, Hanan mulai masuk ke bisnis pakan ternak, dengan membuat pabrik. Alasannya, karena selama ini pakan ternak yang dipasok dari perusahaan pakan ternak memang terlalu mahal. Harga pakan ternak dari perusahaan pemasok mencapai Rp 2.550 per kg. Sementara itu, ia mampu menjual harga pakan ternak sebesar Rp 2.400 per kg dengan kualitas yang tidak rendah.
Selain itu, juga karena kondisi petani jagung yang ada di Kuningan memprihatinkan karena harga panen di tangan tengkulak cuma sebesar Rp 1.000-Rp 1.100 per kg. Hanan pun memanfaatkan jagung petani sebagai bahan baku produksi pakannya.
Untuk itu, ia pun bekerja sama dengan perkumpulan petani dan koperasi dalam mengembangkan lahan tandus menjadi perkebunan jagung. Tahap awal dilakukan di kebun percobaan seluas 100 hektar, dari 500 hektar tanaman jagung yang diprioritaskan. Hasilnya ketika dipanen bisa dijual dengan harga Rp 1.250 per kg, lebih tinggi Rp 150 per kg dari harga pembelian tengkulak.
Kebutuhan pakan ternak di empat kabupaten, Kuningan, Cirebon, Indramayu, dan Majalengka, mencapai 5.000 ton per bulan. Dengan asumsi komponen bahan baku jagung pada pakan ternak sebesar 50 persen, berarti konsumsi jagung untuk pakan ternak di empat wilayah itu sekitar 2.500 ton. Masih ada keuntungan tambahan bagi petani di empat wilayah sebesar 375 juta per bulan.
Melalui investasi pabrik pakan ternak senilai Rp 5 miliar, pakan ternak itu dijual kepada petani plasma dengan harga lebih rendah dengan kualitas yang baik. "Harga pakan ternak yang saya pasok lebih rendah, Rp 100-150 per kg," kata Hanan.
Meski pasokannya baru mencapai sekitar 1.200 ton per bulan, itu sudah cukup menolong peternak. "Produksi pabrik belum karena mesinnya baru. Tidak bisa digenjot optimal, takut jebol. Kata industrinya, tunggu dua sampai tiga bulan," ujarnya.
KINI dari ayam potong, Hanan mampu membuat peternakan dengan sistem plasma dan membuat pabrik pakan ternak sendiri. Dia pun berharap peternak lain mampu melakukan hal serupa sehingga dirinya sendiri dan peternak di sekitarnya tidak terlalu menggantungkan pasokan pakan ternak dari industri besar saja.
Meskipun mampu membuat pakan ternak sendiri, Hanan masih mengandalkan beberapa bahan baku pakan ternak impor, seperti bungkil kedelai, tepung ikan, dan tepung tulang daging. "Hambatan saya, masih ada bahan baku pakan ternak yang diimpor. Akibatnya, harga bisa lebih mahal karena dipermainkan pedagang atau importir," katanya.
Untuk saat ini, Hanan mengaku membeli bahan baku pakan ternak impor dari importir di Jakarta. Ketergantungan beberapa bahan baku pakan ternak impor itulah yang membuat pabriknya rentan, terutama terhadap gejolak harga akibat perubahan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS.
Oleh karena itu, ia sekarang sedang menjajaki untuk mengimpor bahan baku pakan ternak itu sendiri, tak lagi bergantung Jakarta. Harga bisa lebih rendah dan menutup kemungkinan dipermainkan oleh importir atau pedagang.
Bagaimana pun, Hanan telah merintis suatu jenis usaha yang cukup memberikan lapangan pekerjaan bagi orang lain, seperti peternak plasma, petani jagung, dan pedagang ayam potong dan petelur di pasar. Pemerintah pun sebaiknya perlu membina peternak-peternak lokal seperti itu.
Jika industri peternakan ayam bisa terintegrasi, pendek kata, tidak ada yang terbuang dalam berbisnis ayam. Kotoran ayam pun bisa dimanfaatkan untuk pupuk dan bulu ayam untuk industri kerajinan, seperti pembersih dari bulu atau alat olahraga bulu tangkis. (FER)
8 comments:
Bisa nggak pak saya dapat alamat lengkap pak Moch Hanan?
terimakasih sebelumnya
Rini
pak apa saya bisa mendpatkan alamat lengkap dari perusahaan bapak?
terma kasih sebelumnya.
saya tunggu balasan dari bapak.
-vestra-
bisa kami dapat alamat lengkap dan no telp Pa Moch Hanan...
terima kasih
bisa minta alamat/no telp pak Moch Hanan?
tolong hubungi secepatnya
Bisa minta alamat/no telp pak Moch Hanan? Terima kasih sebelumnya pak
Berarti dengan sistem plasma usaha peternakan ayam potong semakin meningkat, bagaimana setruktural sistem plasma kayaknya bagus itu, dipraktekkan dalam bentuk usaha yang lain. from mahera
Saya bangga kpd bapa Hanan. Saya sendiri orang kuningan. Apabila beekenan mau belajar beternak ayam. Boleh tahu alamat atau nomer tlp yang bisa dihubungi pak ?. Terimakasih sebelumnya.
casino no deposit bonus codes 2021 - DRMCD
Top 20 Casino Bonus Codes 2021 · 25 Redeem coupons 목포 출장안마 for slots at the 시흥 출장안마 casino · 24 안산 출장안마 Cash 군포 출장마사지 Back and Free Spins at a Casino · 30 Extra Spins on 안산 출장마사지 your
Post a Comment